"Tuhan yg baik,pasti kenal dengan I kan?" hmm,,aku si gak kenal,meski pun boleh jadi setiap hari ia menjenguk ku sambil melihat arloji yg ia kenakan/membalik-balik kalender_untuk memastikan kapan waktunya.Tetapi sejauh ini ia belum benar-benar menyapaku. Mungkin suatu saat....
Kadang aku berharap bisa melihatnya,bercakap-cakap/benegoisasi dengannya; Sebab rupanya selama ini only him yg bisa melihat ku,mengetahui keberadaan ku; sementara aku tdk sebalik nya. Kedengarannya memang tak adil.
"Aku sudah menyimpan pertanyaan ini sejak lama. Probaly, sejak masih kecil saat duduk dibangku TK.
Saat itu I menjemput adik ku.. Maybe kejadian ini sudah hilang dari ingatan ku. karna dy mengambil adk ku di saat aku masih belia. Dikarenakan hal itu, ibu ku merasa sangat terguncang.
Dan mungkin saja ibu berfikir dalam hitungan jam dy akan menjemput diriku.(kasihan ibu ku,sudah tiga buah hatinya yang di jemputnya)...TUHAN,tolong tanyakan kepada I . . .
KAPAN WAKTUNYA UNTUK KU? bisakah ia mengirimkan beberapa kabar dulu sebelum nya..?
Demikianlah, kalau tiba waktunya aku akan menyambut I dengan penuh kebahagian,seperti para syuhada itu"