Senin, 19 Agustus 2013

11:30 {}

50 hari dan berhenti.
Kurang lebih 2 minggu yang lalu saya merasa sekeliling saya runtuh. Eh...bukan ding yang benar adalah sebaliknya, saya yang runtuh dan sekeliling saya baik-baik saja. Menangis 1 em..2... malam tepatnya.

Patah hati. Hal yang paling membuat saya malas merasakannya. 50 hari bersama lalu berhenti. Sakiiiiiiiiiiiiit banget rasanya ya...sesak nafas, kayaknya semua cadangan oksigen di sekitar kita mendadak menipis. *oouch* #cukup melebay

Diawali dengan senyum bahagia, diakhiri dengan senyum bermimik muka sedih. Tak apalah yang penting sama-sama senyum sambil melepas tangan satu sama lain...Pweeh...dadaaaah.... :P
 
Begitulah kesepakatan kami. No more us. Mengakhirinya dengan indah justru semakin menyulitkan proses penyembuhan. Seandainya penuh dengan rasa benci pasti akan lebih mudah. Sayangnya, dia masih (pernah) jadi bagian terindah.
Saatnya kita menjadi aku dan kamu, bukan lagi kita. Sekarang semua diatasnamakan kenangan yang dengan tegas aku menolak untuk melupakannya, tapi mengenangnya. Jadi buat kamu yang di sana, jangan pernah paksa aku untuk melupakannya ya. Karena pernah bersama kamu tidak pernah aku sesali sedikitpun. Kamu pernah sangat membahagiakanku :).

Terimakasih untuk semuanya. Maaf jika kita harus menghentikan mimpi kita. Dan semoga mimpimu tetap teraih, begitupun mimpiku.
Tenang sayang, kamu akan tetap tersimpan manis di sini *nepok dada* :-)

Jumat, 16 Agustus 2013

*5256*



5256
Dear cupcakes,
as i wrote this to you,
and share this to everyone,
you want to know what's on my mind?

one thing,
the fact that : i miss you quite terribly,
and it will still be like that,
till someday, you and i, we, have the chance to do that,

and i will turn out missing you so badly and terribly,
the way that i can not resist,
in every single day,
and every single night.

i love you.

Rabu, 31 Juli 2013

Kabar Duka _-_




kenapa harus mendadak begini ya rabb. Kenapa di saat kami belom siap menghadapi nya, kau berikan kabar duka ini. Ya, sampai kapan pun mungkin kami gag bakalan pernah siap buat kehilangan orang yang kami sayang. Semoga kau tempatkan dia di sisi Mu. Jaga dia ya tuhan.

Berat buat melepas teman sekaligus adik yang selalu buat kangen,yang dari dulu selalu suka makan coklat cadburry,yang bisa buat orang ketawa hanya dengan melihat ketawa nya yang lepas itu. Padahal, kita belom hang out bareng loh. Janji mu buat datang ke ma'had juga belom terlaksana. tapi, jangan pikirkan itu. Aku sudah menganggapnya LUNAS.
Shock rasanya waktu denger kabar itu. Aku ngerasa kalo mereka cuma buat lelucon. tapi,memang begitulah kenyataannya.
Jadi, ceritanya jarak kita makin jauh aja ya. terpisahkan 2 alam yang berbeda, tapi kenangan, sifat, wajah, kebaikan, bakalan terekam dan tersimpan di dalam sini. Di benak kami, Anggi gak bakalan pernah hilang.
Serasa kemaren masih chatingan, lah sekarang malah dah pergi. Ajaib ya memang. Ya, ana cuma bisa titip doa Mudah-mudahan anggi pergi dalam keadaan khusnul khotimah. Salam sayang kami selalu untukmu di sana.

*Rest In Peace* Anggi Qurrata Ayuna Pohan

My duapuluh 4


Udah saatnya buat jujur. Kasian kamunya, selalu di bodohin. Jahat ya aku ? emang. Akunya aja emang ga nyadar, kalo jadi orang yang beruntung bisa kenal deket dan akhirnya, ENG-I-ENG #aku-kamu

udah aku bilang kan, kalo KITA gak bisa to be apart. tapi, kamunya aja maksa dan yakin kalo kita cocok satu sama lain, padahal kan gak. Gini kan jadinya, kamu yang baik dan orangnya sholeh terdzolimi #ceileh
tapi, jujur sakit loh waktu kita gag kayak dulu lagi. padahal kan aku gak ada feeling apapun sama kamu. Mungkin ngerasa kehilangan ajaya. Kehilangan sosok yang sering ngingetin sholat malam, sosok yang selalu nyuruh aku buat hapal qur'an. emang jempol la kalo inget dulu. Akunya yang cuma rajin ngerjain yang fardhu jadi semangat ngerjain yang sunnah. Aduh, rasanya mendung ni mata. Nginget kamu yang ngebosenin, nyebelin,ngerepotin, dan pastinya ngangenin dear.

Satu hal yang perlu kamu tau dan camkan. Kita gak kayak dulu lagi bukan karna DIA. Alasan utama cuma karna aku udah mulai dan finally i was bored to do this relantionship.Aku gak bisa ngejalanin hal yang buat aku selalu bosen. Jadi, jangan selalu bicara dengan memakai topik DIA.